Tampilkan postingan dengan label Pengantar Telematika #. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Telematika #. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Desember 2015

OPEN SERVICE GATEWAY INITIATIVE (OSGI)

PENGANTAR TELEMATIKA #
OPEN SERVICE GATEWAY INITIATIVE
(OSGI)






NAMA       : FERY TANJAYA
NPM           : 12111849
KELAS      : 4KA39



SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015

I. PENDAHULUAN
OSGI ( Open Service Gateway Initiative ) adalah sebuah rencana industri yang merupakan cara standar untuk menghubungkan perangkat seperti perangkat rumah tangga dan sistem keamanan ke internet.OSGI berencana menentukan program aplikasi antar muka (API) untuk memungkinkan komunikasi dan kontrol antara penyedia layanan dan perangkat di dalam rumah atau usaha kecil jaringan. OSGI API akan dibangun pada bahasa pemrograman Java. Program java pada umumnya dapat berjalan pada platform sistem operasi komputer. OSGI adalah sebuah interface pemrograman standar terbuka. The OSGI Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, sekarang nama kuno) adalah sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota – anggotanya telah ditentukan sebuah layanan berbasis Java platform yang dapat dikelola dari jarak jauh. Spesifikasi OSGI yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGI.

SPESIFIKASI
Spesifikasi OSGI yang sekarang digunakan dalam aplikasi mulai dari ponsel ke open source Eclipse IDE. Wilayah aplikasi lain meliputi mobil, otomatisasi industri, otomatisasi bangunan, PDA, komputasi grid, hiburan (misalnya iPronto), armada manajemen dan aplikasi server. Adapun spesifikasi yang lain dimana OSGI akan dirancang untuk melengkapi standar perumahan yang ada, seperti orang – orang LonWorks (lihat kontrol jaringan), CAL, CEBus, HAVi, dan lain-lain.

Inti bagian dari spesifikasi adalah suatu kerangka kerja yang mendefinisikan aplikasi model manajemen siklus hidup, sebuah layanan registrasi, sebuah lingkungan eksekusi dan modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGI layers, API, dan Jasa telah ditetapkan. Spesifikasi OSGI yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGI.



II. CONTOH MODEL LAPISAN OSGI :
Model lapisan dari OSGi adalah sebagai berikut :

Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada): 

1.      Bundel
Kumpulan jar normal komponen dengan nyata tambahan header. Sebuah bundel adalah sekelompok kelas Java dan sumber daya tambahan yang dilengkapi dengan rincian file pada MANIFEST.MF nyata semua isinya, serta layanan tambahan yang diperlukan untuk memberikan kelompok termasuk kelas Java perilaku yang lebih canggih, dengan tingkat deeming seluruh agregat sebuah komponen.

2.      Layanan
Layanan yang menghubungkan lapisan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan, menerbitkan dan menemukan model dapat mengikat Java lama untuk menikmati objek (POJO). Siklus hidup menambahkan lapisan bundel dinamis yang dapat diinstal, mulai, berhenti, diperbarui dan dihapus. Buntalan bergantung pada lapisan modul untuk kelas loading tetapi menambahkan API untuk mengatur modul – modul dalam run time. Memperkenalkan lapisan siklus hidup dinamika yang biasanya bukan bagian dari aplikasi. Mekanisme ketergantungan luas digunakan untuk menjamin operasi yang benar dari lingkungan.
3.      Layanan Registrasi (Services-Registry)
API untuk manajemen jasa (ServiceRegistration, ServiceTracker dan ServiceReference).
OSGi Alliance yang telah ditentukan banyak layanan. Layanan yang ditentukan oleh antarmuka Java. Kumpulan dapat mengimplementasikan antarmuka ini dan mendaftarkan layanan dengan Layanan Registri. Layanan klien dapat menemukannya di registri, atau bereaksi ketika muncul atau menghilang.

4.      Siklus Hidup (Life-Cycle)
API untuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.

5.      Modul
Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).

6.      Keamanan
Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra didefinisikan kemampuan.

7.      Pelaksanaan Lingkungan
Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentu. Tidak ada daftar tetap eksekusi lingkungan, karena dapat berubah sebagai Java Community Process menciptakan versi baru dan edisi Jawa. Namun, set berikut saat ini didukung oleh sebagian besar OSGI implementasi:
·         CDC-1.1/Foundation-1.1 CDC-1.1/Foundation-1.1
·         OSGi/Minimum-1.0 OSGi/Minimum-1.0
·         OSGi/Minimum-1.1 OSGi/Minimum-1.1
·         JRE-1.1 JRE-1.1
·         From J@SE-1.2 up to J2SE-1.6 Dari J2SE-1.2 hingga J2SE-1,6
·         CDC-1.0/Foundation-1.0 CDC-1.0/Foundation-1.0


III. KEUNTUNGAN
Mengurangi kompleksitas : mengembangkan dengan OSGi berarti menembangkan bundles : salah satu komponen OSGi. Bundles adalah modul. Bundles menyembunyikan aspek internalnya dari bundles lainnya. Hal ini berarti ada banyak kebebasan untuk menggantinya di kemudian hari.

·         Dapat digunakan kembali : model komponen OSGi sangat mudah digunakan dan dapat digunakan dengan aplikasi pihak ketiga.
·         RealWorld : OSGi framework dinamik. Hal ini berarti OSGi dapat diupdate secara online.
·         Mudah Penyebarannya : teknologi OSGi bukanlah sebuah teknologi standard. OSGi dapat dimanage sedemikian rupa serta dapat diatur cara penginstalannya.
·         Update yang dinamik : OSGi komponen bisa diupdate secara dinamik.
·         Adaptif : model komponen OSGi didesain sedemikian rupa hingga diperbolehkan untuk mengkombinasi dan mencocokan antar komponen.
·         Transparan
·         Banyak versinya.


IV. KEKURANGAN

·         Pengguna dihadapkan pada tanggunjawab untuk terus menarik laporan informasi
·         Pengguna harus selalu mengetahui posisi perangkat yang dikelola.
·         Penerapan yang membutuhkan biaya besar.
·         Membuat ketergantungan dalam kemudahan teknologi.
·         Memberikan peluang penyalahgunaan sistem oleh pihak yang tidak berwenang jika interface OSGi lupa ditutup pengguna.Saran
v. SARAN

Suatu bentuk teknologi pada dasarnya bersifat membantu atau meringankan pekerjaan manusia. Namun jika manusia terlalu bergantung pada kemudahan penanganan suatu pekerjaan menggunakan teknologinya, itu akan berbahaya membuat pengguna menjadi malas atau bahkan anti sosial. Kehadiran teknologi yang ada pun semakin membesarkan perusahaan-perusahaan developer dan membunuh peluang berkembangnya pengusaha kecil dan menengah di bidang teknologi informasi.

REFERENSI :

Minggu, 01 November 2015

PELAYANAN PADA SISTEM TELEMATIKA



PELAYANAN PADA SISTEM TELEMATIKA


1.      Bidang Layanan Informasi
     Penggabungan dari telekomunikasi digital dan teknologi komputer untuk dapat memberikan informasi dan sebagai sarana komunikasi masyarakat agar individu dapat mengolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya.
Contoh penggunaan layanan telematika pada bidang informasi :
Ø  Warung Telepon
Ø  Warung Internet
Ø  E-Commerce
Contoh layanan informasi:
Ø  Informasi cuaca
Ø  Hiburan dan m-commerce
Ø  Informasi layanan jalan raya

2.      Bidang Layanan Keamanan
     Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakan keamanan informasi untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah hilang. Layanan itu sendiri terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin.
Contoh layanan keamanan yaitu:
Ø  Navigation assistant
Ø  Penggunaan Firewall dan Antivirus
Ø  Panggilan darurat (rumah sakit, kepolisian)
Ø  GPS, informasi keberadaan kendaraan

3.      Layanan Context Aware dan Event Base
     Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan. Dengan adanya context aware maka user tidak perlu harus selalu memberi input yang banyak secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugasnya.
Contoh layanan context aware dan event base:
Ø   Layanan diagnosis kendaraan

4.      Layanan perbaikan sumber
     Yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Ø  Kebutuhan SDM dilihat dari bidang ekonomi
Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industri produk barang dan jasa.
Ø  Kebutuhan SDM dilihat dari bidang politik
Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pengembangan pelayanan publik sehingga menghasilkan dukungan politik.
Contoh layanan perbaikan sumber :
Ø  Layanan yellow pages (buku petunjuk)
Ø  Teknologi wireless

5.      Keuntungan telematika
a.       Manfaat internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi dalam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
b.      Manfaat internet dalam e-Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
c.      Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.
d.      Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
e.      Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.
f.       Sebagai core bisnis industry, perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan

6.      Kerugian telematika
a.    Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet, contohnya tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
b.   Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
c.      Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.
d.     Kejahatan telematika merugikan individu. Misalnya lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.
e.      Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and Science Universitas Harvard.

f.  Kejahatan telematika merugikan Negara. Misalnya, serangan yang paling merugikan adalah pengrusakan yang dilakukan oleh hacker asing pada situs Kementrian keuangan Romania pada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintah Romania milyaran dollar. Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang Romania sehingga banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti tersebut. Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke pengadilan karena tidak adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang bersifat internasional.


7.   Saran
     Telematika diciptakan dan dikembangkan manusia untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam bidang apapun. Namun Untuk menunjang agar kemudahan layanan dari telematika ini pemerintah harus mengembangkan jaringan akses internet yang mudah sekalipun di daerah pelosok-pelosok desa seperti program internet masuk desa dan juga menyediakan wifi gratis di area-area publik agar lebih mengembangkan pengetahuan yang luas kepada masyarakat dan dapat memanfaatkan layanan yang di berikan oleh sistem telematika ini. Akan tetapi pemerintah juga harus memikirkan dampak negative dari layanan telematika yang telah di jabarkan dan mencarikan solusi agar meminimalisir danpak negative tersebut, dan juga memberikan pengawasan internet seperti pemblokiran situs-situs pornografi dan terlarang.


Referensi :